BENING ILMU

Ilmu adalah sesuatu yang hebat, dia dapat dimanfaatkan untuk kebaikan, tapi dapat juga di gunakan untuk kejahatan.
Hanya dengan kebeningan hati, ilmu dapat mengalir sebening air yang bermanfaat untuk kehidupan.


Senin

Adversity Quotient

Ketika akhirnya Thomas Alva Edison (1847 - 1931) berhasil menemukan baterai yang ringan dan tahan lama, dia telah melewati 50.000 percobaan dan bekerja selama 20 tahun. Tak heran kalau ada yang bertanya, “Mr. Edison, Anda telah gagal 50.000 kali, lalu apa yang membuat Anda yakin bahwa akhirnya Anda akan berhasil?” Secara spontan Edison langsung menjawab, “Berhasil? Bukan hanya berhasil, saya telah mendapatkan banyak hasil. Kini saya tahu 50.000 hal yang tidak berfungsi!”

selanjutnya : klik

Jumat

Sekolah Monyet di Thailand

Sudah tahukah anda bahwa di Thailand ada sebuah Sekolah Akedemi yang didirikan dengan siswanya terdiri dari para monyet, ya...para monyet yang nantinya akan dipekerjakan di perkebunan-perkebunan besar di Thailand..?
Jadi ternyata Thailand si Negara penghasil perkebunan nomer satu didunia tersebut, pekerjanya sebagaian adalah para Monyet... ya para monyet yang dididik di sekolah akedemi monyet milik Khuru Samporn. Atau yang lebih terkenal sebagai Samporn Monkey Training College. yang didirikan pada tahun 1957 di District Kancha-nadit, Provinsi Surat Thani.

more : klik disini

Belajar Merencanakan Masa Depan

Masa depan seperti apa yang kita inginkan? Lima tahun lagi kita mau jadi apa?
Pertanyaan sederhana tapi sering kali sulit menjawabnya. Mungkin kita belum memikirkan, karena bagi kita hidup ini saja yang kita jalani apa adanya. Namun begitukah hidup yang kita inginkan?
Lanjutan klik disini

Sabtu

Pintar Merasa atau Merasa Pintar


Merasa pinter itu wajar, apalagi bagi seorang pelajar. Ketika masuk sekolah favorit, ketika mendapat juara kelas, saat dipuji oleh guru dan teman-teman, bahkan saat berada di tengah-tengah orang yang tidak berpendidikan, tentu saja merasa lebih pintar. Dan itu harus jadi kebanggaan kita, pe-de itu lebih baik dari pada GE- Er….Bener ga ce?
Ketika kata “merasa pintar” di balik, menjadi “pintar merasa” timbul pertanyaan untuk kita. Apa yang di maksud pintar merasa? Pintar merasa artinya kita mampu merasakan apa yang bisa kita berikan untuk orang lain bukan hanya bisa berbicara tapi kita juga mampu berbuat untuk orang lain, minimal untuk keluarga.
selanjutnya klik

Selasa

Mengamankan USB dari Kerusakan

Berikut ini ada sembilan cara merawat Flashdisk kesayangan Anda. Tips ini berguna untuk mengamankan data-data penting Anda yang tersimpan di dalam Flashdisk dan juga membantu menjaga dompet Anda tetap sehat.
1. Jauhkan dari medan magnet yang kuat. Barang2 elektronik seperti TV dan handphone sangat tidak baik untuk flashdisk. Untuk itu jangan pernah menyimpannya di dekat barang-barang sejenis yang memiliki kekuatan magnet yang besar. Terkadang kita sering lupa jika meletakkan flashdisk dan handphone di tempat yang sama di dalam tas. Nah, mulai sangat ini kalau ingin flashdisk Anda berumur panjang, jangan lagi menyimpannya di tempat yang sama.

Jumat

Sukses dalam Belajar

Belajar adalah kewajiban bagi umat Islam, baik laki-laki maupun perempuan. Namun seringkali ketika belajar kita mengalami rasa bosan, bahkan enggan untuk belajar karena situasi yang membuat kita mengalami itu semua.
Ada bebrapa tips yang mudah-mudahan dapat membantu dalam belajar,


1. Selingi dengan istirahat
Jika merasa mulai jenuh atau bosan belajar terus menerus, ada baiknya diselingi dengan istirahat.
2. Atur ruang belajar
Kenyamanan ruang belajar juga bisa membuat suasana belajar kita menjadi enak.
3. Dengarkan musik
Tergantung suasana hati, tergantung dari pribadi masing-masing. Ada yang suka sunyi ataupun ramai.
4. Bentuk kelompok belajar
Bila jenuh belajar sendiri di rumah, ada baiknya jika kita bentuk sebuah kelompok
belajar. Karena dengan adanya teman, bisa membantu kita atau memberikan motivasi lebih.
5. Belajar dengan praktik
Jika belajar hanya dengan membaca ( teori ) saja, bisa menyebabkan jenuh. Cobain dech untuk melakukannya ( praktik ).
6. Belajar dengan rutin
Agar kita tidak bosan dengan menumpuknya bahan pelajaran yang harus dihapalkan.
7. Jadilah seorang detektif
Maksudnya, di dalam belajar,anggaplah pelajaran itu sebagai teka-teki yang harus dipecahkan.


Sumber : mazasupa.wordpress.com

Minggu

8 Kecerdasan Manusia

1. Kecerdasan Linguistik (Bahasa)
Kemampuan membaca, menulis dan berkomunikasi dengan kata-kata atau bahasa. Penulis, jurnalis, penyair, orator dan pelawak adalah contoh nyata orang yang memiliki kecerdasan ini. Contohnya antara lain Charles Dickens, Abraham Lincoln, T.S. Eliot, Sir Winston Churchill.


Selengkapnya : klik disini

Rabu

Menemukan Bakat dalam Diri Kita

Sudah mengetahui bakat yang dimiliki? Mulailah Anda mengembangkannya. Namun jika belum tahu apa bakat yang dimiliki, belum terlambat untuk mengetahuinya. Anda hanya butuh empat kunci berikut untuk mengeluarkan potensi Anda yang sesungguhnya.

1. KEAHLIAN
Pernahkah Anda mempelajari sesuatu yang benar-benar baru dan ternyata Anda dapat menguasainya dengan mudah? Atau mengerjakan sesuatu lebih cepat dari rekan lain?

Selengkapnya : Klik di sini

Senin

BAHAYA LALAI DALAM MENDIDIK ANAK

Orang tua memiliki hak yang wajib dilaksanakan oleh anak-anaknya. Demikian pula anak, juga mempunyai hak yang wajib dipikul oleh kedua orang tuanya. Disamping Allah memerintahkan kita untuk berbakti kepada kedua orang tua. Allah juga memerintahkan kita untuk berbuat baik (ihsan) kepada anak-anak serta bersungguh-sungguh dalam mendidiknya. Demikian ini termasuk bagian dari menunaikan amanah Allah. Sebaliknya, melalaikan hak-hak mereka termasuk perbuatan khianat terhadap amanah Allah. Banyak nash-nash syar’i yang mengisyaratkannya. Allah berfirman.

“Artinya : Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhamamd) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui” [Al-Anfal : 27]

Lanjutan :Klik di sini

Minggu

Gaya Belajar Anak

Individu tidak hanya belajar dengan kecepatan yang berbeda tetapi juga memproses informasi dengan cara yang berbeda. Cara memproses informasi yang diperoleh dikenal dengan istilah gaya belajar. Menurut DePorter dan Hernacki (2002), gaya belajar adalah kombinasi dari menyerap, mengatur, dan mengolah informasi. Terdapat tiga jenis gaya belajar berdasarkan modalitas yang digunakan individu dalam memproses informasi (perceptual modality). Ketiga gaya belajar tersebut adalah gaya belajar Visual (belajar dengan cara melihat), Auditory (belajar dengan cara mendengar), dan Kinesthetic (belajar dengan cara bergerak, bekerja, dan menyentuh). Pada dasarnya setiap individu menggunakan semua indera dalam menyerap informasi. Untuk lebih mengetahui gaya belajar si anak bacalah ketiga gaya belajar di bawah ini.
Lanjutan : Klik di sini

Sabtu

Berpikir Positif

Belajar dari Peristiwa
Suatu hari keledai milik seorang petani jatuh kedalam sumur. Hewan itu menangis dengan memilukan selama berjam-jam, sementara sipetani memikirkan apa yang harus dilakukannya. Akhirnya ia memutuskan bahwa hewan itu sudah tua dan sumur juga perlu ditimbun karena berbahaya, sehingga tidak adalah gunanya menolong sikeledai. Ia pun mengajak tetangga-tetangganya untuk menimbun sumur . Merakapun berdatangan sambil membawa sekop untuk menimbun tanah kedalam sumur.


Lanjutan : Klik di sini

Jumat

Kunci Sukses Dalam Mendidik

Sekolah telah menyediakan serangkaian materi untuk mendidik seorang anak hingga dewasa termasuk perkembangan dirinya. Namun, tanggung jawab pendidikan bukan semata-mata menjadi tanggung jawab sekolah. Kunci menuju pendidikan yang baik adalah keterlibatan orang dewasa yaitu orang-tua yang penuh perhatian. Jika orang-tua terlibat langsung dalam pendidikan anak-anak di sekolah, maka prestasi anak tersebut akan meningkat. Setiap siswa yang berprestasi dan berhasil menamatkan pendidikan dengan hasil baik selalu memiliki orang-tua yang selalu bersikap mendukung. Apa yang dapat dilakukan oleh orang-tua bagi anaknya setelah mereka memasuki pendidikan di sekolah? Berikut ini beberapa hal yang perlu dilakukan oleh orang-tua agar anaknya dapat berprestasi di sekolah.
Lanjutan : Klik di sini

Pendidikan Karakter

Pemerhati Pendidikan Karakter Dr Ratna Megawangi mengatakan salah satu solusi untuk membuat pendidikan moral menjadi efektif adalah dengan melakukan pendidikan karakter karena pendidikan moral biasanya hanya menyentuh aspek pengetahuan saja dan belum sampai pada aspek perilaku.

"Pendidikan karakter dapat membentuk perilaku yang baik, jujur, dan berakhlak mulia," kata salah satu pendiri Indonesia Heritage Foundation (IHF) itu saat menjadi pembicara di acara "Nasionalisme Kita: Berharap pada Pendidikan Karakter, Mungkinkah?" di Aula PP Muhammadiyah, Jakarta, Rabu petang.

Selengkapnya: Klik di sini